PEMBINAAN dan PENGUATAN DARI PENGAWAS BINAAN SMKN 1 Tambelangan

Merupakan kegiatan rutin diawal tahun ajaran baru kegiatan pembinaan dan penguatan bagi guru dan staff SMKN 1 Tambelangan dari pihak Cabang dinas Wilayah Kab. Sampang, pada kesempatan ini pemateri merupakan pengawas SMKN 1 Tambelangan Bapak Dr. A. Jaelani, M.Pd.

Bpk. Dr. A. Jaelani, M.Pd

Dalam pemaparannya beliau menjelaskan diera revolusi industry 4.0 seorang guru harus mampu menyesuaikan dengan perkembangan jaman, guru bukan hanya sebagai pengajar melaikan sebagai pembentuk peradaban manusia masa depan seyogyanya harus selalu meningkatkan kompetensi sesuai dengan standar terkini.

Diera Revolusi industry 4.0 banyak tercipta pekerjaan baru, namun disamping itu menghilangkan juga beberapa jenis pekerjaan masa lalu beliau mengibaratkan diantaranya penjaga pintu tol yang semakin hari semakin berkurang karena sudah berbasis otomasi.

Begitupun dengan profesi guru kegiatan perencanaan pembelajaran, Pelaksanaan Pembelajaran dan evaluasi pembelajaran sudah mulai banyak tergantikan dengan hadirnya computer sehingga pekerjaan-pekerjaan tersebut bisa membantu guru dalam melaksanakan tugasnya yang bisa berdampak pada pergantian peran dari manusia oleh computer, namun ada hal yang hanya bisa dilakukan oleh  guru dan tidak bisa digantikan oleh mesin yaitu pembimbingan.

Proses pembimbingan inilah yang harus bisa dilakukan terutama pada generasi millennial sekarang, seorang guru harus dapat masuk kedunia mereka dan perlahan bisa menanamkan nilai-nilai luhur kebangsaan dan keagamaan yang menjadi pondasi dasar bagi setiap siswa.

Seorang guru harus menanamkan 4 pilar yaitu intelegensi, emosional, sosial dan religious. Pilar intelegensi dimana seorang guru harus dapat mentransfer ilmu sesuai dengan perkembangannya, selanjutnya pilar emosional yaitu terbentuknya rasa antara guru dengan siswa sehingga terjalin kekeluargaan yang baik antara siswa dengan guru seperti anak dengan orang tua, pilar ketiga pilar sosial dimana siswa akan terjun keduania masyarakat harus dapat hidup bersosial sehingga penanaman rasa sosial dari sejak dini sehingga tidak terbentuk anak-anak yang individualistis. Dan yang terakhir pilar religious merupakan penanaman nilai yang bersumber pada nilai-nilai agama sehingga terbentuk manusia-manusia yang berwawasan dan beragama.

Dalam sambutan akhir beliau mengingatkan juga untuk kegiatan MPLS agar sesuai dengan Permendikbud No. 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah dimana materi memuat nilai-nilai kebangsaan.

Kegiatan Pembinaan dari Pengawas Cabdin Sampang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *