SOSIALISASI SEKOLAH MODEL SPMI

Sistem penjaminan mutu yang berjalan di dalam satuan pendidikan dan dijalankan oleh seluruh komponen dalam satuan pendidikan disebut sebagai SPMI. SPMI mencakup seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan dengan memanfaatkan berbagai sumberdaya untuk mencapai SNP. Sistem penjaminan mutu ini dievaluasi dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh satuan pendidikan dan juga ditetapkan oleh satuan pendidikan untuk dituangkan dalam pedoman pengelolaan satuan pendidikan serta disosialisasikan kepada pemangku kepentingan satuan pendidikan. Agar pelaksanaan SPMI dapat dilakukan oleh seluruh satuan pendidikan dengan optimal, perlu dikembangkan satuan pendidikan yang akan menjadi model penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri, yang selanjutnya disebut sekolah model, sebagai gambaran langsung kepada satuan pendidikan lain yang akan menerapkan penjaminan mutu pendidikan sehingga terjadi pola pengimbasan pelaksanaan penjaminan mutu hingga ke seluruh satuan pendidikan di Indonesia.

SPMI di sekolah harus dilakukan oleh seluruh anggota sekolah yaitu kepala sekolah, guru, dan staf sekolah sesuai tugasnya masing-masing, siswa dan lainnya termasuk komite sekolah. Ada lima tahapan siklus yang harus dilaksanakan, yaitu: Tahap pertama, memetakan mutu sekolah. Tahap kedua, membuat perencanaan peningkatan mutu sekolah. Tahap ketiga, pelaksanaan program penjaminan mutu sekolah. Tahap keempat, monitoring dan evaluasi. Tahap kelima, penetapan standard baru dan penyusunan strategi baru.

Sehubungan dengan status sebagai sekolah model SMKN 1 Tambelangan mengadakan kegiatan sosialisasi sekolah Model SPMI SMKN 1 Tambelangan. Yang bertempat di aula SMKN 1 Tambelangan pada hari Senin 26 Agustus 2019 diikuti seluruh guru dan staff di SMKN 1 Tambelangan dan beberapa perwakilan dari sekolah imbas.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Cabang Dinas Wilayah Kabupaten Sampang Bpk. H. Assyari, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya menjelaskan SPMI merupakan suatu garansi sekolah terhadap masyarakat baik orang tua maupun industry, dimana pelaksanaan pendidikan yang ada disekolah sudah sesuai dengan aturan yang dipersyaratkan. SPMI sebagai control sekolah dalam pelaksanaan 8 standar pendididkan.

Bpk. H. Assyari, S.Pd., M.Pd

Selain itu Bpk. Assyari juga mengharapkan setiap guru haarus selalu berwawasan terbuka tidak terpaku dengan materi pembelajaran yang diperolehnya sewaktu kuliah tapi harus dapat menyesuaikan dengan perkembangan jaman.

Dalam sambutan berikutnya Kepala SMKN 1 Tambelangan Bpk. Imam Soetopo, S.Pd., MM mengucapkan rasa syukur yang sebesar-besarnya karena SMKN 1 Tambelangan sudah diberi kepercayaan yang sangat tinggi sebagai sekolah model dan berharap bisa mengimbas bagi sekolah-sekolah lain yang menjadi binaan program ini.

Bpk. Imam Soetopo, S.Pd., MM (kiri)

Bpk. DR. A. Djaelani, M.Pd

Hadir juga sebagai pemateri utama Bpk. DR. A Djaelani, M.Pd yang juga merupakan pengawas binaan SMKN 1 Tambelangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *